
Iwobi Ungkap Titik Lemah MU
Rekam Digital , Surabaya, – Gelandang Fulham, Alex Iwobi, menjadi sorotan usai tampil impresif dalam hasil imbang 1-1 melawan Manchester United di pekan kedua Premier League 2025/2026. Namun yang lebih menarik, Iwobi secara terbuka mengungkap titik lemah MU yang dimanfaatkan Fulham dalam laga tersebut.
Dalam wawancara pasca pertandingan, Iwobi menjelaskan bahwa strategi tekanan tinggi yang diterapkan Fulham ditujukan untuk mengeksploitasi celah di lini tengah MU, terutama di antara duet Casemiro dan Bruno Fernandes.
“Kami tahu mereka suka menguasai bola, tapi kami juga tahu bahwa ruang di antara gelandang dan bek tengah mereka sering terbuka. Itulah yang kami manfaatkan,” ujar Iwobi kepada media Inggris.
Fulham sukses menciptakan gol penyeimbang di menit-menit akhir melalui Emile Smith Rowe, berawal dari penetrasi dan umpan matang Iwobi. Gol ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari analisis dan latihan yang matang.
Celah Lini Tengah dan Masalah Bertahan MU
Manchester United di bawah pelatih Ruben Amorim tengah mengalami kesulitan menjaga stabilitas pertahanan. Dalam dua pertandingan awal musim ini, mereka gagal meraih kemenangan, dan telah kebobolan 3 gol.
Bukan hanya dalam situasi terbuka, MU juga kesulitan saat menghadapi bola mati. Di laga sebelumnya melawan Arsenal, mereka kalah karena tidak mampu meredam sundulan dari skema sepak pojok. Hal serupa terjadi saat melawan Brentford, di mana mereka kalah 3–4 akibat lemahnya koordinasi bek tengah dan kiper dalam mengantisipasi crossing.
“Tiga bek tengah MU tidak cukup agresif untuk naik menutup ruang, dan itulah yang kami targetkan,” lanjut Iwobi.
Strategi Fulham Berbuah Hasil
Pelatih Fulham tampak telah mempersiapkan timnya untuk bermain tanpa rasa takut menghadapi MU. Dengan formasi fleksibel 4-2-3-1, mereka mampu mengisolasi Casemiro dan membuat Bruno Fernandes kesulitan membangun serangan dari tengah.
Selain itu, tekanan tinggi membuat MU beberapa kali kehilangan bola di area berbahaya. Statistik pasca pertandingan menunjukkan MU kehilangan bola 15 kali di area tengah sendiri—angka tertinggi musim ini sejauh ini.
MU Harus Segera Berbenah
Komentar Alex Iwobi menjadi bukti nyata bahwa kelemahan MU bukan hanya soal eksekusi, tetapi juga soal struktur permainan. Jika Amorim ingin memperbaiki performa tim, dia harus meninjau ulang peran Casemiro dan Bruno di tengah, serta memperkuat komunikasi antar lini belakang.
Fulham telah memberikan contoh nyata bagaimana membaca dan mengeksploitasi titik lemah MU. Kini, giliran MU untuk merespons dengan solusi konkret.
APLIKASI PENGHASIL UANG TERCEPAT 2025
Baca juga : Alexander-Arnold Bukan Pemain yang Dibutuhkan Real Madrid